Jumat, 02 Mei 2014

INOVASI MANUSIA ( Limbah dari Ban Bekas )

Inovasi Manusia
( Pembuatan Tas dan Dompet dari limbah ban bekas )






Disusun oleh   :
ANDRIAS
1KA24/10113962



Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi
UNIVERSITAS GUNADARMA
2014









Disusun Oleh   :
ANDRIAS
1KA24 / 10113962








“Makalah bertemakan Inovasi Manusia merupakan bagian dari pembuatan tugas mata pelajaran Ilmu Budaya Dasar yang membahas mengenai Pembuatan Tas, Dompet, dan Asesoris dari limbah ban bekas. ”








Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi
Jurusan Sistem Informasi
UNIVERSITAS GUNADARMA
2014





KATA PENGANTAR

        Puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena atas perkenaannya penyusunan makalah mengenai Inovasi Manusia dapat dilakukan dan diselesaikan dengan baik.
         Penyusunan makalah ini saya buat dalam suatu tugas di pelajaran Ilmu Budaya Dasar (IBD) dimana pembahasan tersebut mengenai Inovasi Manusia. Contoh dari salah satu inovasi manusia yang akan saya bahas adalah Pembuatan Tas dan Dompet dari limbah ban bekas. Mengingat begitu banyaknya limbah dari ban-ban bekas yang tidak lagi terpakai, dan produksi ban baru yang semakin meningkat. Maka dengan inisiatif di buat proses upcycle. Upcycle merupakan proses pemanfaatan barang bekas yang telah berubah bentuk dari bentuk aslinya. Di sinilah sisi kreatif dan inovasi manusia dalam pemanfaatan limbah yang tidak terpakai dan terus meningkat khususnya untuk limbah ban bekas. Oleh karena itu, sebagai pemuda dan masyarakat yang ikut berpartisipasi dalam kebersihan dan kepedulian lingkungan saya akan mencoba membahas makalah bertema Inovasi Manusia  dengan judul Pembuatan Limbah dari Ban Bekas.

           Pada kesempatan kali ini saya mengucapkan terima kasih kepada dosen pengajar dan pembimbing dalam mata kuliah Ilmu Budaya Dasar yakni Bapak Muhammad Akram dan juga kepada teman-teman sekalian yang telah membantu dan mendukung proses makalah ini sampai selesai.

Bagai gading yang tak retak. Tentu saya masih dalam kekurangan menyusun makalah ini. Seandainya dalam penyusunan makalah ada yang kurang, maka itulah kelemahan dari saya. Semoga dalam penyusunan makalah ini, dapat memberikan informasi, pengetahuan dan kecintaan terhadap lingkungan.
           
Akhir kata semoga makalah ini dapat memberikan manfaat bagi kita semua.
          

                                                                                                            Jakarta,03-May-2014
                                                                                                                    
                                                                                                                        ANDRIAS


DAFTAR ISI
                                                                                                                               Halaman
Lembar Judul ……………………………………………….…………….... i
Kata Pengantar ………………………………….………………….…….... ii
Daftar Isi ……………………………………………………….…...…..… iii
BAB I
Pendahuluan …………………………………………………....………….. 1
1.1    Penegasan Mengenai Judul …...………………………...…………….. 1
1.2    Alasan Pemilihan Judul ……………………………..........................… 1
1.3    Tujuan Penulisan …………………………….......……………………. 2
BAB II
Analisis Landasan Teori ……………………………………………………. 3
2.1 Pembuatan Fungsi Baru Menggantikan Fungsi Lama …..…..…………..3
2.2 Perjuangan Sindu Prasastyo ………………………..………..…………..3
BAB III
Analisis dan Penetapan Metode Penelitian ………..……………...………… 4
3.1 Metode Yang Digunakan ……..…….…….…….……………...………... 4
3.2 Teknik Analisis Data ……………….…………….……………........…... 4
3.4 Teknik Pengumpulan Data …………………..……………………….......4
BAB IV
Hasil dari Inovasi Manusia Limbah Ban Bekas ……...……………………... 5
4.1 Gambar Hasil Produksi Limbah Ban Bekas ….…………………………..5


BAB V
Penutup
5.1 Kesimpulan …………...………………….…………………………....... 6
5.2 Saran ………………………………….…………………………...……. 6
Daftar Pustaka ………………………..…………………………………...… 7



1.4   
BAB I
PENDAHULUAN
1.1  PENEGASAN MENGENAI JUDUL

Mungkin terdapat banyak beragam inovasi manusia yang ada sampai saat ini. Namun untuk mencari inovasi manusia yang dapat menjaga bumi dan menjauhkan dari limbah-limbah industri atau pabrik dapat kita temui hanya beberapa. Limbah merupakan suatu bentuk hasil sisa dari produksi atau penggunaan benda-benda yang tak terpakai namun memiliki jumlah yang cukup besar dan sulit untuk di daur ulang. Oleh karenanya peningkatan limbah yang sulit di daur ulang, hari demi hari akan bertambah. Contoh yang kita bahas di sini adalah limbah ban bekas. Bila hidup di kota Jakarta, pagi sampai malam hari kita akan melihat kendaraan yang mengantri hampir di setiap lampu merah yang di sebabkan oleh penuhnya jumlah kendaraan di kota Jakarta. Bayangkan ada berapa banyak jumlah ban kendaraan di sana, belum lagi di wilayah-wilayah provinsi Indonesia yang lain. Karena sulitnya proses daur ulang ban bekas, tak ayal membuat para inovasi dan para pencinta lingkungan membuat suatu yang berguna dan bernilai ekonomis dari limbah ban bekas tersebut. Mereka membuat suatu produk seperti Tas, Dompet, dan Asesoris dari ban bekas. Selain dapat mencintai lingkungan, produksi tas, dompet, dan asesoris ini dapat menjadi pemasukan bagi para pengrajin tersebut dengan menjualnya di berbagai outlet atau toko – toko souvenir.  

1.2  ALASAN PEMILIHAN JUDUL

Di dalam makalah ini, saya memilih judul Pembuatan Tas, Dompet, dan Asesoris dari ban bekas di karenakan pada proses pembuatannya yang cukup sederhana namun di hasil akhir dari produk ini berkualitas terbaik. Dan sulit kita temui para inovator yang peduli terhadap lingkungan sekitar. Selain itu, terdapatnya sisi kreatif dan imajinatif membuat hasil karya ban bekas ini laris di pasar internasional, dan membawa nama baik Indonesia sebagai negara yang penuh dengan kerajinan unik dan antik. Saya membaca perjuangan seorang inovator dari ban bekas yang bernama Sindu Prasastyo, dia begitu gigih dan semangat dalam memperjuangan produksi dari limbah ban bekas.Semangatnya yang tidak pernah berkurang dan kesabarannya dalam menunggu konsumen datang, membuatnya menjadi pemimpin yang sukses di tempat yang di kelolanya.



1.3  TUJUAN PENULISAN

Tujuan dari penulisan ini adalah sebagai bentuk motivasi untuk dapat menciptakan inovasi-inovasi lainnya yang belum dikembangkan oleh siapa pun, memberikan semangat dalam mewujudkan motivasi tersebut, memberikan penambahan wawasan mengenai daur ulang limbah ban bekas dan mengajarkan kita untuk tetap cinta lingkungan dan bumi dalam mewujudkan inovasi yang baru.




BAB II
ANALISIS LANDASAN TEORI
  
2.1 PEMBUATAN FUNGSI BARU MENGGANTIKAN FUNGSI LAMA
          
   Ban sebagai fungsi utama adalah untuk memberikan gesekan antar permukaan alas sehingga kendaraan dapat berjalan dengan baik dan lancar. Bila permukaan ban sudah mulai pudar atau bahkan ban dalam dari kendaran mengalami rusak yang cukup parah. Ini sama saja dengan kita membuang ban tersebut dan menggantinya dengan yang baru. Lalu kemanakah ban yang rusak tersebut berada ? Ya, mereka para ban berada dalam suatu tempat yang di namakan sebagai limbah. Mereka tidak lagi terpakai sebagai fungsi utama dari ban. Namun kita dapat menggunakannya sebagai benda yang kembali berguna hanya saja perlu proses dan perubahan fungsi dari ban tersebut. Proses ini di namakan sebagai Upcycle yakni proses perubahan bentuk dari benda / barang bekas kembali menjadi benda / barang yang berguna dalam waktu yang tidak lama. Bagian-bagian dari benda / barang bekas tersebut akan di atur polanya sesuai dengan kebutuhan dari hasil produk. Bila hasil produk tersebut telah selesai, seperti tas, dompet, dan asesoris baik itu gantungan kunci atau gelang. Produk-produk tersebut akan menggantikan fungsi lama dari ban, dan menciptakan fungsi baru dari masing-masing produk tersebut.

2.2 PERJUANGAN SINDU PRASASTYO
  
      Sindu Prasastyo (33), merupakan seorang anggota dari komunitas Sapu yang memiliki ide kreatif dalam penggunaan limbah ban bekas. Beliau mendapat ide tersebut saat aktif dalam kegiatan LSM Tanam Untuk Kehidupan (TUK), sebuah organisasi non-pemerintahan yang bergerak dalam lingkungan di Salatiga dan sekitarnya, dalam kurun waktu 2006 - 2010. Di organisasi tersebutlah pemuda ini belajar dan mengembangkan ide produksi daur ulang barang-barang bekas. Untuk pembuatan tas, dompet, dan asesoris Sindu baru mendapatkan idenya di tahun 2010, untuk pertama kalinya beliau mencoba dengan menggunakan daur ulang dari plastik. Alhasil, pembuatan produksi dari plastik tidak bertahan lama di karena sifat plastik yang kurang kuat dan tidak tahan lama. Berbagai eksperimen pun di lakukan hingga saatnya beliau menemukan suatu ide untuk membuatnya dari ban bekas. Alasan pemilihan ban bekas ini adalah selain kuat dan tahan lama, bahan baku ban bekas juga tersedia dalam jumlah yang melimpah. Di awal mula kariernya, pemasukan yang di dapatkan oleh Sindu jauh dari target bahkan ia harus sampai merugi saat itu. Namun kembali, dengan optimis dan semangatnya bahwa produksi dari limbah ban bekas ini akan berkembang, ia tetap bertahan dan melanjutkannya dengan mencoba berbagai inovasi yang terbaru untuk menarik peminat pembeli. Sampai hari yang di tunggu pun tiba, penjualan Sindu meningkat dengan pesat, bahkan sampai ada pemesanan untuk luar negeri seperti untuk negara Belanda, Perancis, Inggris dan Australia. Kapasitas produksinya pun meningkat, dengan menghasilkan 1250 item per bulan dengan memperkerjakan 10 orang karyawan.


BAB III
ANALISIS DAN PENETAPAN METODE PENELITIAN 

3.1 METODE YANG DIGUNAKAN
            Metode yang digunakan dalam makalah ini adalah metode pengumpulan data secara kualitatif dan memberikan penjelasan terhadap objek yang di sampaikan dengan penggambaran. Pengumpulan data ini di dapat dari hasil observasi terhadap sumber informasi baik dari media surat kabar, elektronik dan internet.Sehingga data yang di sajikan tepat dan dapat di pahami dengan baik.

3.2 TEKNIK ANALISIS DATA
           Teknik analisis data yang disampaikan oleh penulis dalam makalah ini adalah dengan merangkum hasil penjelasaan dari sumber informasi baik media surat kabar, elektronik, dan blog di internet yang membahas mengenai Inovasi Manusia.

3.3 TEKNIK PENGUMPULAN DATA
              Teknik pengumpulan data yang digunakan oleh penulis dalam makalah ini adalah dengan menampung hasil-hasil analisis dan menjabarkannya secara tulisan dengan bantuan dari referensi surat kabar, media elektronik, dan internet.



 BAB IV
HASIL DARI INOVASI MANUSIA LIMBAH BAN BEKAS
4.1 GAMBAR HASIL PRODUKSI LIMBAH BAN BEKAS

                                                              Tas dari ban bekas.                            




     Sindu Prasastyo, Inovator Limbah ban bekas.

BAB V
PENUTUP
5.1 KESIMPULAN
            
          Seorang inovator tidak akan menyerah pada keadaan yang di alami di masa-masa sulit dan menjadikannya lebih bersemangat dalam mengembangkan ide-ide yang ada di pikirannya. Untuk menjadi seorang inovator, kita harus punya rasa optimis terhadap keyakinan dalam pembuatan atau pengembangan sesuatu yang baru, memiliki imajinasi dan selalu melakukan percobaan / eksperimen. Sindu Prasastyo, ia memiliki semua kriteria ini dan layak dijadikan sebagai contoh inovator yang memotivasi.

5.2 SARAN

              Untuk  lebih meningkatkan pengenalan akan produksi limbah ban bekas sebaiknya Sindu Prasastyo mencoba untuk ikut berpartisipasi dalam rangka-rangka pameran benda-benda unik / antik. Sehingga semakin banyak orang yang mengenal maka semakin banyak pula pemasukan yang di dapat.



DAFTAR PUSTAKA

http://tekno.kompas.com/read/2014/01/15/1302524/dari.ban.bekas.menjelma.jadi.tas.dan.aksesoris
           

Sabtu, 07 Desember 2013

Penyakit Stroke

  

       Penyakit stroke adalah suatu kondisi yang terjadi ketika pasokan darah ke suatu bagian otak tiba-tiba terganggu. Dalam jaringan otak, kurangnya aliran darah menyebabkan serangkaian reaksi biokimia, yang dapat merusakkan atau mematikan sel-sel saraf di otak. Ada dua faktor yang merupakan penyebab dari penyakit stroke yaitu faktor risiko medis dan perilaku.

1. Faktor risiko medis

       Faktor risiko medis yang menyebabkan atau memperparah stroke antara lain hipertensi (penyakit tekanan darah tinggi), kolesterol, arteriosklerosis (pengerasan pembuluh darah), gangguan jantung, diabetes, riwayat stroke dalam keluarga (faktor keturunan) dan migren (sakit kepala sebelah). Menurut data statistik 80% pemicu stroke adalah hipertensi dan arteriosklerosis.

2. Faktor risiko perilaku

    Faktor risiko perilaku disebakan oleh gaya hidup dan pola makan yang tidak sehat seperti kebiasaan merokok, menkonsumsi minuman bersoda dan beralkohol gemar mengkonsumsi makanan cepat saji (fast food dan junk food). Faktor risiko perilaku lainnya adalah kurangnya aktifitas gerak / olah raga dan obesitas. Salah satu pemicunya juga adalah susasana hati yang tidak nyaman seperti sering marah tanpa alasan yang jelas.

Kepala Divisi Stroke di NewYork-Presbyterian Hospital/Columbia University Medical Center mengatakan, ketika seseorang terkena stroke, mereka akan menunjukkan tanda-tanda perubahan fisik yang dapat dikenali, ringan ataupun ekstrem.

Berikut adalah beberapa tanda atau gejala stroke yang perlu diwaspadai :
1. Tiba-tiba mati rasa atau lemah pada bagian wajah, lengan, atau kaki - terutama pada satu sisi
    tubuh.

      Orang dengan stroke biasanya akan memiliki bentuk mulut "tidak rata" alias mencong. Perlu diwaspadai juga apabila mereka (orang yang dicurigai stroke) mengalami kesulitan menggerakkan lengan atau mengendalikan jari. Misalnya, ketika mengangkat kedua tangan, tangan yang sebelah lebih tinggi dibandingkan tangan yang lain.

2. Tiba-tiba kebingungan dan kesulitan berbicara.

      Masalah bahasa adalah salah satu tanda-tanda yang paling umum dari stroke. Seseorang yang mengalami stroke tiba-tiba mungkin akan mengalami masalah ketika mereka bicara. Bahkan, beberapa di antaranya juga mengalami penurunan pemahaman. Mintalah dia (orang yang dicurigai stroke) untuk mengulangi kembali kalimat sederhana kepada Anda, misalnya: "Saya pergi ke toko hari ini." Jika ia mengalami kesulitan mengulangi kata-kata itu bisa jadi dia mengalami stroke.

3. Pengelihatan mendadak terganggu.

      Gangguan pengelihatan yang datang secara tiba-tiba merupakan gejala stroke yang umum. Mereka mungkin tidak akan mampu melihat dengan jelas dengan satu mata, atau mungkin mengalami kesulitan untuk melihat ke kanan atau kiri.

4. Tiba-tiba kesulitan berjalan, kehilangan keseimbangan atau koordinasi.

    Berjalan seolah-olah mabuk, tersandung, atau bahkan jatuh adalah semua gejala stroke. Tanda-tanda serupa lainnya seperti berjalan dengan kaki terbuka lebar atau tiba-tiba kehilangan kemampuan motorik halus, seperti ketidakmampuan untuk menulis juga patut diwaspadai.

5. Sakit kepala parah tiba-tiba tanpa diketahui penyebabnya.

     Gangguan sakit kepala tidak selalu identik dengan gejala stroke. Tetapi, jika sakit kepala menyerang tiba-tiba atau tampak sangat intens, patut untuk diwaspadai. Jika leher kaku, nyeri pada wajah, atau muntah yang disertai sakit kepala bukan tidak mungkin akan menyebabkan terjadinya perdarahan intrakranial, juga dikenal sebagai "stroke merah (red sroke)." 

Pengobatan tradisonal untuk penyakit stroke dapat  didapatkan dari bahan-bahan alami diantaranya adalah :

- Bunga Rosella

     Berdasarkan Menkes RI no.235/men.kes.par/VI/79 berdasarkan Dari hasil penelitian Extraksi kelopak bunga Rosella merah menggunakan air didapatkan : Nilai a + (warna merah) maximum16,17 didapatkan pada jumlah bahan 70 gram dengan pelarut 2 L dan lama ekstraksi 25 menit pada suhu 70 Ckadar tersebut masih memenuhi kandungan herba pada kelopak bunga Rosella dapat mengatasi berbagai macam penyakit termasuk stroke.

- Kulit Manggis

        Kandungan anti oksidan paling tinggi diantara buah-buahan lain, sehingga kulit manggis mampu membuang racun yang ada dalam tubuh maka dengan sendirinya penyumbatan pembuluh darah dapat diatasi (penyebab penyakit stroke). Selain untuk penyakit stroke zat  xanthones juga memiliki banyak manfaat kesehatan terutama kesehatan kardiovaskuler seperti mengatasi sakit jantung, aterosklerosis, hipertensi dan trombosit. Xanthones juga memperlebar pembuluh darah dan mempercepat peredaran darah. Manggis juga kaya akan mineral kalium yang membantu metabolisme energi. Selama mengkonsumsi XAMthone Plus tubuh mampu menyerap 100% semua nutrisi. Pada akhirnya semua nutrisi yang terserap tentunya semakin menunjang kesehatan sepenuhnya.

- Daun Sirsak

     Daun sirsak memiliki kandungan zat yang sangat lengkap seperti fruktosa, lemak, protein, kalsium, fosfor, besi, vitamin A, dan Vitamin B, kemudian senyawa golongan tanin, fitosterol, dan alkaloida, serta asetogenin. Semua bahan itu akan bekerja secara sinergis untuk memperbaiki dan menjaga kondisi kesehatan. Pengobatan stroke herbal Ace Maxs memiliki sifat melebarkan pembuluh darah yang tersumbat, menurunkan tekanan darah tinggi, menekan aktifitas jantung, dan menurunkan kadar gula darah. Semua itu akan mencegah dan memperbaiki kesehatan pasca stroke sehingga serangan stroke berulang bisa dihindari.

Sumber :
http://saungherball.blogspot.com/2013/07/gejala-penyebab-penyakit-stroke-dan.html
http://pengobatantratitionalstroke.wordpress.com/

Jumat, 29 November 2013

Pemuda dan Sosialisasi




        Dilahirkan sebagai warga negara Indonesia, saya telah bertumbuh dan berkembang di negeri tercinta. Melalui tahap proses balita, anak-anak, remaja, dan sekarang saya telah menginjak tahap pemuda. Di tahap pemuda ini, banyak peran dan suara dari para pemuda untuk kemajuan pembangunan tanah air. Karena pemuda merupakan harapan baru dan generasi penerus bangsa ini. Cara pandang pemuda yang penuh semangat dan pola pikir yang di ikuti perkembangan zaman, membuatnya ikut terlibat dalam aksi-aksi sosial atau bahkan demo-demo di tanah air. Sebagai contoh, pergantiannya era orde baru terhadap era reformasi, disini peran pemuda dan mahasiswa sangat jelas terlihat, karena mereka menginginkan sistem pemerintahan yang baru dan pergantiannya presiden atau kepala negara. Tak heran demo-demo yang mereka lakukan menyebabkan terjadinya krisis moneter pada tahun tersebut. Dalam aksi-aksi sosial juga dapat kita lihat saat para pemuda melakukan suatu bentuk kepedulian terhadap orang-orang yang telah terkena musibah, diantaranya bentuk kepedulian terhadap orang-orang yang terkena HIV/AIDS dan mencoba untuk tidak menjauhkan mereka dari masyarakat.

Pemuda tetaplah menjadi bagian dari masyarakat, dan masyarakat berhak untuk menyampaikan aspirasinya dalam bentuk tulisan atau suara. Cara pemuda atau mahasiswa melakukan sosialisasi adalah dengan membentuk suatu kominitas atau organisasi pemuda. Dimana komunitas atau organisasi pemuda tersebut berkembang kearah yang baik dan bertujuan untuk menimbulkan rasa timbal balik/sikap peduli, serta mempersatukan antar pemuda. Salah satu contoh dari organisasi tersebut adalah karang taruna. Ya, karang taruna di adakan di masing-masing wilayah rukun tetangga, dimana karang taruna ini membahas mengenai prospek perkembangan di wilayah tersebut dan tidak jarang juga, setiap anggota karang taruna ikut terlibat dalam rapat-rapat rukun tetangga, menjadi panita lomba tujuh belas agustus, dan ikut dalam menjaga kebersihan seperti kerja bakti di lingkungan tersebut.

Peran pemuda secara menyeluruh juga dapat terlihat dalam beberapa waktu dekat ini. Karena tepat pada tahun 2014 di Indonesia akan diadakannya pemilihan umum baik untuk Calon Legistatif atau bahkan Presiden. Peran serta pemuda di pemilihan umum sangatlah penting, karena tanpa mereka menyuarakan pendapatnya di pemilihan tersebut atau golput, mereka sama saja dengan tidak peduli terhadap bangsa ini. Mereka telah kehilangan semangat nasionalisme, karena satu suara sangat berarti lebih di pemilihan umum tersebut. Semangat nasionalisme dapat kita timbulkan kembali dengan mencintai apa yang ada di Indonesia dan ucapkanlah dalam hati ‘Saya Bangga Menjadi Bangsa Indonesia’ maka dengan sendirinya kita dapat melihat seberapa aktifnya para pemuda untuk membangun Indonesia jauh lebih berkembang dengan semangat nasionalisme yang mereka miliki.

Kamis, 28 November 2013

Agama dan Masyarakat



          Di saat kita membuka mata di pagi hari, kita akan mengucap syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa untuk hari baru yang telah diberikan dan atas hari yang telah berlalu, kegiatan mengucap syukur itu dapat kita lakukan dengan berdoa. Berdoa merupakan bagian dimana kita mempunyai agama. Sebagai orang yang beragama dan beriman, kita wajib melakukan setiap perintah-perintah yang tertulis di dalam kitab suci dan menjauhkan setiap larangannya. Kehidupan beragama di Indonesia yang telah di akui oleh pemerintah diantaranya adalah Islam, Kristen Protestan, Kristen Khatolik, Hindu, Budha, dan Konghucu. Adanya agama yang beraneka ragam, di karenakan pada zaman penjajahan atau kerajaan di Indonesia, banyak pedagang-pedagang asing yang berkunjung ke Indonesia untuk melakukan perdagangan dan penyebaran agama. Tanpa kita memiliki agama, kita tidak akan mempunyai tujuan hidup atau pedoman dalam menjalani hidup ini.

            Di masyarakat Indonesia, sering sekali terjadinya penyampingan dari ajaran-ajaran agama atau dapat di katakan sebagai aliran sesat. Sebut saja beberapa aliran sesat tersebut seperti Lia Eden, Al-Qiyadah Al-Islammiyah, Aliran Masuk Surga (AMS), dan lain sebagainya. Aliran-aliran sesat tersebut yang membuat konflik akhirnya timbul, karena ajaran yang di berikan bertentangan dengan kitab suci dari masing-masing agama. Banyaknya yang mengaku sebagai nabi palsu dengan jaminan akan masuk ke surga, tak jarang membuat setiap masyarakat mudah untuk dipengaruhi oleh hasutan atau ajakan tersebut. Oleh karena itu, kita harus mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa, untuk terhindar dari segala ajaran-ajaran yang menyesatkan.

Walaupun pemerintah memberikan hak kebebasan untuk memilih dan memeluk agama-agama masing sesuai dengan kepercayaan seperti yang tercantum dalam UUD 1945, bila pada intinya membuat manusia tersebut melakukan hal yang tidak baik dan melanggar dari norma-norma hukum yang berlaku itu merupakan aliran sesat dari beragama. Masyarakat sangat membutuhkan agama, untuk dapat mengetahui yang mana baik dan buruk. Di dalam perbedaan agama di Indonesia, masyarakat harus dapat saling menghormati dan menghargai akan sesama, tidak memancing atau menimbulkannya isu-isu yang berbau sara karena dengan begitu hidup di dalam perbedaan akan membuat bangsa Indonesia semakin menyatu dan harmonis.  

Rabu, 27 November 2013

Ilmu Pengetahuan Teknologi dan Kemiskinan

           
           Disekolah atau bahkan di tempat-tempat lain yang kita kunjungi, dimana sesuatu hal tersebut adalah baru untuk kita, itu akan menambah pengetahuan dan wawasan kita. Banyak masyarakat Indonesia, yang mengutamakan pendidikan hingga sampai jenjang perguruan tinggi. Namun untuk mendapatkan pendidikan tersebut, sebagian masyarakat memiliki masalah dengan keterbatasan dana. Kemiskinan membuat kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi menjadi terbatas, hanya untuk kalangan atau golongan yang memiliki dana. Contoh salah satu dari teknologi itu sendiri adalah akses internet, mungkin setiap masyarakat Indonesia telah menggunakan atau mengetahui teknologi tersebut. Internet sangat membantu setiap manusia untuk melihat dunia luar atau hal-hal baru yang tidak kita ketahui.
 
Namun kembali ke masalah kemiskinan tersebut, ada sebagian masyarakat yang masih belum mengetahui atau menggunakan akses internet, ini dikarenakan pengetahuan yang mereka dapatkan mengenai teknologi sangatlah sedikit, walaupun internet telah hadir di beberapa tahun kebelakang. Bagi mereka yang tertinggal oleh pengetahuan teknologi sering mendapat julukan sebagai manusia gaptek (gagap teknologi). Terlebih lagi, setiap hari selalu saja ada perkembangan dari teknologi dan membuatnya semakin menarik untuk dicoba dengan dana yang cukup pula. Dapat dikatakan orang yang mengikuti perkembangan teknologi dan mendapatkan teknologi tersebut merupakan orang yang tidak memiliki keterbatasaan dengan dana. Kemiskinan membuat orang buta dengan pengetahuan teknologi, dan akan semakin membuatnya tertinggal dari kemajuan zaman. Untuk dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari saja masih memerlukan dana lebih, bayangkan mereka yang tinggal dengan hidup apa adanya. Mereka akan lebih mengutamakan urusan perut di banding dengan pengetahuan teknologi. Seharusnya dengan adanya pengetahuan atau kemajuan teknologi dapat menurunkan angka kemiskinan.

Pembuatan robot atau system hardware yang dapat di control adalah bagian dari ilmu pengetahuan teknologi. Pembuatan robot di gunakan untuk mempermudah pekerjaan manusia. Untuk dapat belajar merakit atau membuat robot itu sendiri di perlukan dana yang cukup besar, namun dalam penjualan atau daya guna dari robot itu sendiri berbanding sejajar, dimana penjualan robot akan memiliki nilai jual yang tinggi. Andai pengetahuan dan prakteknya teknologi dapat di tekan dalam jumlah pendanaan, maka akan semakin banyak masyarakat yang terlibat dalam perkembangan teknologi dan menimbulkan kreatifitas tersendiri.

Selasa, 12 November 2013

Pertentangan Sosial dan Integrasi Masyarakat



        
       Sebagai makhluk sosial, manusia tidak dapat hidup sendiri. Dalam melangsungkan kehidupan diperlukan adanya bantuan dan interaksi dengan manusia lain. Terkadang dalam terjadinya proses interaksi sosial, banyak masyarakat yang berbeda pendapat dalam menyampikan aspirasinya dan menimbulkan suasana yang tidak nyaman di lingkungan tersebut. Perbedaan pendapat ini yang akan mengakibatkan adanya pertentangan sosial. Di masyarakat Indonesia, pertentangan sosial yang terjadi hampir menyerupai beberapa kasus seperti berikut yakni permasalahan kesenjangan sosial dan ekonomi, konflik bernuansa sara (suku, agama, dan ras), konflik antar daerah, konflik antara perusahaan dengan penduduk, dan konflik antar golongan politik.

Keberlanjutan konflik - konflik dan permasalahan tersebut dapat merusak kesatuan sebagai bangsa Indonesia dan memunculkannya perpecahan. Apabila hampir setiap masyarakat memandang perbedaan pendapat tersebut harus di selesaikan dengan cara pertikaian, kekerasaan, dan konflik maka tidak akan terjadi keharmonisan dalam negara dan runtuhnya budaya dasar Indonesia. Setiap masyarakat akan berusaha mementingkan pendapatnya bahwa itu adalah benar dan menutup mata terhadap pendapat lainnya. Lalu untuk apa diadakannya musyawarah mufakat di negeri kita bila akhirnya cara tersebut di anggap tidak ada. Perbedaan pendapat boleh saja terjadi dengan syarat setiap individu menghargai perbedaan tersebut, bukan langsung untuk menyatakan perbedaan lain tidaklah tepat. Sebagai contoh pertentangan sosial yang terjadi di Afrika adalah sistem politik Apartheid. Sistem politik Apartheid ini memisahkan setiap penduduk yang berkulit putih dengan penduduk berkulit hitam. Sistem ini lebih mengutamakan penduduk atau ras yang berkulit putih untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik. Dari sinilah kita mengenal sosok seseorang bernama Nelson Mandela yang bergerak aktif untuk meperjuangkan kesamaan hak dan kewajiban di negaranya. Aspirasi atau pendapat dari beliau tidak sama sekali didengarkan oleh pemerintah dan menganggapnya sebagai orang yang ingin menggulingkan pemerintahan saat itu. Pemerintah Afrika langsung menyatakan suara teriakan atau pendapat dari Nelson Mandela adalah salah, tanpa coba di evaluasi dan di kaji dengan baik. Akibat dari tindakan beliau tersebut akhirnya ia di penjara. Setelah beberapa lama, pendapat atau seruan dari Nelson Mandela terdengar oleh negara-negara lain yang ikut mendukung langkahnya dan ia pun di bebaskan dari penjara. Melalui sosok beliau, sistem politik Apartheid dihapuskan dan tidak adanya pembedaan golongan berdasarkan ras. Inilah yang merupakan integrasi masyarakat, pembauran untuk menjadi satu atau utuh dalam kelompok sosial (Tidak adanya pembedaan ras kulit putih atau hitam). 


 Foto Nelson Mandela

Integrasi masyarakat akan membuat setiap individu menjadi satu kesatuan yang utuh, tidak terpecah oleh adanya pertentangan sosial walau terdiri dari beberapa unsur-unsur yang saling berbeda dalam kehidupan bermasyarakat. Karena dari perbedaaan-perbedaan unsur tersebut, masyarakat dapat belajar untuk mengendalikan konflik yang terjadi bukan untuk terhanyut oleh konflik tersebut.

Jumat, 08 November 2013

Masyarakat Pedesaan dan Masyarakat Kota



      Masyarakat merupakan suatu kelompok sosial yang hidup bersama dengan adat istiadat dan kebudayaan yang menjadi dasar turun temurun. Masyarakat berdasarkan letak dimana mereka tinggal di bedakan menjadi dua yakni masyarakat pedesaan dan masyarakat perkotaan. Masyarakat pedesaan hidup di dalam sebuah lingkup kecil dimana batas dari suatu kelompok tersebut adalah antar desa. Mereka hidup dengan budaya daerah yang masih kental jauh dari era globalisasi seperti yang ada di kota. Umumnya masyarakat pedesaan lebih memiliki banyak waktu bersosialisasi dengan sesama karena mereka tidak sesibuk seperti apa yang di lakukan oleh masyarakat perkotaan. Di masyarakat kota, mereka hidup lebih mementingkan privasi individu. Mereka hidup dengan kenyamanan penggunaan teknologi yang kian maju, gadget yang keren, dan media-media elektronik yang popular di zaman sekarang. Namun bila kita tidak memperhatikan masyarakat pedesaan, mereka akan semakin tertinggal oleh kemajuan yang ada di kota dari pembangunan nasional, pendirian sekolah, pelayanan kesehatan seperti rumah sakit atau puskesmas.

Di Indonesia, saya pernah melihat suatu acara di televisi, mengenai kehidupan di masyarakat pedesaan. Ada sebagian dari masyarakat pedesaan yang hidup dengan keterbatasan dan kesulitan memenuhi kebutuhan ekonomi atau kebutuhan sehari-hari. Ini di karenakan letak masyarakat pedesaan yang terlalu jauh dari kota. Pedistribusian bahan-bahan pokok menjadi jauh letaknya dan tentu harganya akan semakin mahal bila masyarakat pedesaan ini ingin untuk membelinya. Ada pula penerus generasi bangsa Indonesia (anak-anak pedesaaan) yang harus melanjutkan pendidikan untuk menggapai cita-citanya dengan berjuang seperti orang-orang yang hendak latihan militer. Mereka di paksa untuk melewati jembatan yang hampir rusak, menyebrangi sungai dengan getek, dan berjalan jauh untuk bisa sampai ke sekolah. Semua ini hampir berbanding terbalik dengan kehidupan yang terjadi di kota, dimana sarana dan prasarana terlengkapi, kebutuhan sehari-hari mudah di dapati, dan mereka tidak perlu seperti latihan tentara untuk dapat ke sekolah/rumah sakit.

Masyarakat perkotaan memang lebih berkembang di banding dengan masyarakat pedesaan bila di lihat dari perkembangan zaman, dan pola pikir. Akan tetapi masyarakat perkotaan telah banyak kehilangan akar-akar dari nilai budaya Indonesia. Di kota sana, banyak sekali gedung-gedung bertingkat, dan populasi kendaraan dengan populasi manusia di kota semakin hari semakin bertambah. Banyak menyebabkan terjadi kemacetan, efek rumah kaca dan pemanasan global. Di desa tentu suasana yang terdeskripsikan tadi tidak akan ada. Banyaknya pohon-pohon penghijauan dan adamnya lingkungan di desa. Populasi di masyarakat pedesaan bila kita survey saat selesainya hari raya idul fitri, masyarakat pedesaan akan semakin berkurang karena mereka mencoba untuk pergi ke kota, dengan motivasi mencoba peruntungan. Tak ayal, masyarakat perkotaan akan semakin sesak dengan menipisnya jumlah lahan kosong yang tersedia. Pemerintah harus lebih aktif untuk melakukan pemerataan yang terjadi di kota dan desa sehingga masyarakat pedesaan akan berusaha mengembangkan desanya kearah yang lebih baik tanpa harus pergi ke kota.