Sabtu, 14 November 2015

ABSTRAK dan DAFTAR PUSTAKA


Abstak atau Abstraksi merupakan suatu ringkasan yang lengkap dan menjelaskan keseluruhan isi tulisan ilmiah dengan penyajian yang singkat dan teliti. Abstrak menyajikan gambaran poin-poin penting mengenai isi tulisan atau penelitian yang dibuat. Panjang dari suatu abstrak umumnya dibatasi dari 200 sampai 300 kata. Dapat dikatakan sebagai abstrak bila memiliki sifat diantarannya adalah tulisan harus ringkas, jelas, tepat, berdiri sendiri, objektif, informatif, dan juga deskriptif . Adapun format penulisan abstrak adalah sebagai berikut

1.      Awal kalimat merupakan kata benda.
2.      Terdiri dari 250 kata, diluar kata depan dan kata sambung.
3.      Dalam bentuk satu paragraph.
4.      Menggunakan spasi 1.
5.      Menggunakan huruf Times New Roman berukuran 12 pt.
6.      Terdapat kata kunci yang terdiri dari 5 kata dan
      disusun secara alphabet.
7.      Ditulis sebelum bab pendahuluan.
8.      Rata kiri-kanan.

Contoh format penulisan abstrak yang masih kosong :


Contoh format penulisan abstrak yang telah diisi :



Dari contoh penulisan abstrak tersebut, kita mengetahui keyword yang terdapat dalam tulisan tersebut adalah Php dan MySql.

Definisi daftar pustaka menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah daftar yang mencantumkan judul buku, nama pengarang, penerbit dan sebagainya yang ditempatkan pada bagian akhir suatu karangan atau buku, dan disusun menurut abjad. Dalam penulisan daftar pustaka, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan diantaranya adalah

1.      Daftar pustaka ditulis berdasarkan urutan penunjukan referensi
      pada bagian pokok tulisan ilmiah.
2.      Ditulis menurut kutipan-kutipan.
3.      Menggunakan nomor urut, jika tidak dituliskan secara alfabetik.
4.      Nama pengarang asing ditulis dengan
      format : nama keluarga, nama depan.
      Nama pengarang Indonesia ditulis normal :
      nama depan + nama keluarga.
5.      Gelar tidak perlu disebutkan.
6.      Setiap pustaka diketik dengan jarak satu spasi (rata kiri),
      tetapi antara satu pustaka dengan pustaka lainnya
      diberi jarak dua spasi.
7.      Bila terdapat lebih dari tiga pengarang, cukup ditulis pengarang
      pertama saja dengan tambahan ‘et al’.
8.      Penulisan daftar pustaka tergantung jenis informasinya yang
      secara umum memiliki urutan sebagai berikut :
      Nama Pengarang, Judul karangan (digarisbawah / tebal / miring),
      Edisi, Nama Penerbit, Kota Penerbit, Tahun Penerbitan.

Contoh format penulisan Daftar Pustaka :


REFERENSI :


Tidak ada komentar:

Posting Komentar